Langsung ke konten utama

Beberapa hambatan Munculnya Kreativitas

Kreativitas akan terhalang muncul oleh sebab :

1. Mencari jawaban soal hanya satu yang benar
Kebiasaan mengikuti aturan baku bahwa hanya ada satu jawaban yang benar, lain dari itu salah.

2. Fokus pada harus logis tidak boleh aneh-aneh
Seseorang takut berbeda pendapat apalagi dengan atasan, padahal ide seseorang bisa menjadi sumber yang sangat positif untuk kemajuan bisnis, yang sering muncul dalam bentuk intuisi.

3. Harus taat pada aturan
Kadang-kadang kreativitas akan muncul sebagai kemampuan untuk mendobrak aturan yang ada, sehingga dapat ditemukan jalan baru, sesuatu yang lebih efisien, lebih produktif, dsb.

4. Tetap konstan pada praktek yang dilakukan selama ini
Selalu terikat pada hal rutin yang sudah biasa

5. Menganggap permainan satu hal yang membuang waktu dan percuma
Perhatikan anak-anak bermain, mereka mengatur, menyusun, membongkar, dan menemukan cara baru. Demikian pula entrepreneur mereka berrmain dan menemukan cara baru dalam bekerja, dalam strategi dan pendekatan apa yang harus menjadi fokus dan apa yang harus diabaikan.

6. Takut terlihat bodoh
Orang kadang-kadang tidak mau melakukan hal baru atau berfikir beda, karena khawatir dianggap bodoh, takut trelihat bodoh. Seorang wirausahawan sedang melakukan pekerjaan rutin yang sudah lama prosedurnya demikian, tidak ada perubahan dari dulu, lalu ia mempertanyakan apa tidak ada cara yang lebih baik? Akhirnya dengan merombak cara kerja lama, ia menciptakan sesuatu yang baru.

7. Takut salah dan takut gagal
Orang kreatif selalu ingin mencoba sesuatu yang baru, tetapi hasilnya adalah gagal. Walaupun demikian, mereka tidak memandang kegagalan itu sebagai akhir usahanya, tidak menyebabkan ia berhenti. Ia menganggap ini sebagai pengalaman berharga untuk mencapai sukses. Peristiwa semacam ini bisa terjadi berkali-kali untuk mencapai keberhasilan.

8. Terpaku pada stigma "saya tidak kreatif"
Ada orang yang berpandangan bahwan orang yang kreatif adalah orang yang hebat, bukan seperti saya. Pandangan yang demikian, mencerminkan bahwa orang tersebut malas, tidak memiliki motivasi. Sebenanrnya semua orang memiliki potensi kreatif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Go Home" in The Real Meaning

Everything the way you through, do'nt be doubt and affraid although you are alone During that way is the right way. Go ahead! The world is not justice demand place fully We will go home What exactly will we bring to "HOME"   is the result of our own behaviour So, why judgments of people so precious for us? Let us keep doing kindness Kindness is for ourselves and crime is for ourselves Which one do you want to choose? -Amelia Dhebie-

Kreativitas dan Inovasi

1. Orang Wirausaha Adalah Orang Kreatif Apa kata Zimmerer tentang Entrepreneur - Entrepreneurs are an amazing group of people - They are a constant source of creative ideas and innovations - They are an important source of fuel for our economy's growth - Entrepreneurs are action-oriented - Entrepreneurs are not bashful, they have big  dreams, - The big dreams are an important source of motivation and vision. Ungkapan diatas menyatakan bahwa Entrepreneur merupakan suatu kelompok orang yang mengagumkan, manusia kreatif dan inovatif. Mereka merupakan bahan bakar pertumbuhan ekonomi masyarakat, karena ia memiliki kemampuan berfikir dan bertindak prroduktif. Pertumbuhan wirausaha berkolerasi tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi, karena lapangan kerja akan terbuka, pendapatan masyarakat meningkat, daya beli bertambah, barang dan jasa yang dihasilkan dunia industri akan laku terjual roda ekonomi akan berputar. Entrepreneur selalu berorientasi pada action, tidak senang berteori...

koordinasi

- masalah-masalah pencapaian koordinasi yang efektif : 1. perbedaan dalam orientasi terhadap tujuan tertentu 2. perbedaan dalam orientasi waktu 3. perbedaan dalam orientasi antar pribadi 4. perbedaan dalam formalitas struktur - tiga pendekatan koordinasi yang efektif : pendekatan 1 : Teknik-teknik manajemen dasar mencakup aturan prosedur, hirarki mnajemen, penerapan tujuan rencana. pendekatan 2 : Meningkatkan koordinasi potensial mencakup investasi dalam sistem informasi vertikal, dan penciptaan hubungan ke samping. pendekatan 3 : Mengurangi kebutuhan akan koordinasi maencakup penciptaan sumber daya-sumber daya tambahan, penciptaan tugas-tugas yang berdiri sendiri. - Rentang manajemen adalah jumlah bawahan yang secara langsung memberikan laporan kepada seorang manajer tertentu. ada anggapan bahwa "semakin besar rentang manajemen maka semakin sulit koordinasinya"